Inilah Sepeda Motor Pertama di Dunia

Virtual Corp - Inilah Sepeda Motor Pertama di Dunia . Sepeda motor menjadi kendaraan favorit yang digunakan banyak orang dibanding alat transportasi lainnya. Selain fleksibel, bisa dikendarai dengan mudah dan praktis, motor juga merupakan 'teman' berangkat kerja dan menjadi kendaraan penyatu bagi komunitas motor.

Tapi, tahukan Anda seperti apa sepeda motor pertama di dunia? Ya, kendaraan ini sejatinya untuk yang kali pertama dipajang secara resmi di muka publik, di Jerman pada 29 Agustus 1885, seperti yang dimuat dalam news.liputan6.com berikut ini.

sepeda motor pertama Gottlieb Daimler
sepeda motor pertama [yahoo]

Pria Jerman bernama Gottlieb Daimler merupakan orang di balik terwujudnya inovasi mutakhir tersebut. Daimler pada saat itu juga langsung mematenkan motor ciptaannya tersebut. Banyak pujian datang kepadanya. Dan motor tersebut pun dikembangkan hingga sekarang.

Daimler menciptakan sepeda motor dari hasil pengembangan mesin 4 tak yang diciptakan oleh bosnya, Nicoulas Otto. Dari situ, lulusan Polikteknik Stuttgart itu menciptakan mesin baru dengan bahan bakar bensin. Ia juga menciptakan karburator. Hingga pada akhirnya, Daimler yang ketika itu dibantu asistennya, Wilhelm Maybach berhasil memasang mesin dan karburator pada sepeda, yang kemudian disebut motor pertama di dunia.

Pada 10 November 1885, sepeda motor tersebut diuji coba pertama kali oleh putra Daimler, Paul, dari Kota Cannstatt menuju Untertukhem, Jerman dengan jarak tempuh 8 mil atau sekitar 12,8 km. Percobaan tersebut cukup sukses. Motor sampai ke tujuan meski mesin panas yang membuat perjalanan Paul kurang nyaman dan kurang sempurna. Dari uji coba tersebut, Daimler dan Maybach memperbaiki dan mengembangkan mesinnya hingga motor dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan

Sepeninggal Daimler pada 1900, Maybach meneruskan inovasinya dengan mengembangkan mesin yang kini berbuah menjadi mobil Mercedez. Selain sepeda motor, Daimler dan Maybach menjadi perintis dalam terciptanya mobil mewah yang kini dinikmati banyak orang.

No comments:
Write komentar